Nyanyian Palsu




Sudah lama aku simpan dikotak jiwa
Sarapan masa yang tak banyak kita tahu
Gelap terang cahaya malam
Tak juga kuhiraukan

nyanyian cahaya mengutusku
Lewat pesan tanda dan makna
Entah mengapa aku tetap tak menyampaikan

Banyak sajak kulahirkan
Banyak dosa kuberikan
Banyak rasa kusampaikan

Tapi mengapa tak banyak perubahan yang kuberikan

Jogja, 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Budaya Yang “Mengenaskan”

Puisi: Sebuah Aktivitas Imajiner

Zapin, Representasi Marwah, Jati Diri, dan Perekat Masyarakat Melayu