Maulid Nabi, MBG Sebuah Refleksi Filosofis
Oleh: Matroni Musèrang* Maulid Nabi Muhammad saw. bukan sekadar peringatan historis atas kelahiran seorang tokoh dunia. Di dalamnya terdapat refleksi mengenai nilai-nilai kemanusiaan yang dapat terus dihidupkan dalam kehidupan sosial. Salah satu nilai yang penting adalah kepedulian terhadap sesama, terutama terhadap mereka yang berada dalam kondisi benar-benar membutuhkan. Dalam konteks kehidupan Indonesia saat ini, nilai tersebut dapat dibaca secara filosofis melalui keberadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meskipun Maulid Nabi dan MBG berasal dari konteks yang berbeda, keduanya mampu dipertemukan dalam satu pertanyaan paling mendasar bagaimana manusia seharusnya memperlakukan manusia lain? Secara filosofis, pertanyaan ini berkaitan dengan hakikat manusia sebagai makhluk sosial-keagamaan. Manusia tidak hidup sendirian. Kehidupannya selalu berada dalam hubungan dengan orang lain dan lingkungan sosialnya. Karenanya, kesejah...