Postingan

Menampilkan postingan dengan label MY Expereince

BIOGRAFI MATRONI MUSERANG

Gambar
  Matroni nama Pena dari Matroni Muserang lahir dan besar di Sumenep, pengajar Universitas PGRI Sumenep, buku antologi puisi “Aku dan Pintu, 2020”. Tahun 2017 di undang temu sastrawan Asia Tenggara (MASTERA) puisi. dan penulis puisi antologi bersama.   BUKU 1.      Aku dan Pintu (antologi puisi, 2020) 2.      Falsafah dan Ziarah Kebudayaan (kumpulan esai, 2023)   BUKU ANTOLOGI PUISI 1.      Madzhab Kutub (2010) 2.      Suluk Mataram (50 penyair Membaca Yogya, 2012) 3.      Sauk Seloko (bunga rampai pertemuan penyair nusantara VI, 2012) 4.      Satu Kata Istimewa (2012) 5.      Di Pangkuan Yogya, (2013) 6.      Sebab Cinta (2013) 7.      Lintang Panjer Wengi di Langit Yogya (2014) 8.      Negeri Langit (negeri poci 5, 2014) 9.    ...

Wanita yang Kalah

Oleh: Matroni Muserang* Di dunia wanita selalu menjadi perbincangan yang hangat, entah karena wanita memang hangat atau ada faktor lain. Saya tidak tahu, tapi dalam tulisan ini saya ingin mendeskripsikan wanita yang sering kali kalah, wanita yang kalah dengan rayuan dan kata-kata, wanita yang kalah dengan gombalisasi. Karena apa wanita menjadi kalah? Apakah wanita lembut atau karena wanita lebih mementingkan fisik daripada metafisik? Lebih mementingkan materi daripada immateri? Saya tidak tahu, tapi dalam tulisan ini saya ingin mencoba menulis apa yang ada dalam pikiran saya, selama saya membaca tafsir tentang wanita, gender dan wacana femenisme. Jadi tulisan ini hanya refleksi saya ketika gelisah dengan wanita yang seringkali kalah. Ketika saya membaca wanita, pikiran saya langsung tercorong pada dua aspek, wanita sebagai insan al-karomah , dan wanita yang rohman dan rohim . Sebagai insan karomah , wanita diciptakan untuk menjadi pemimpin, pemikir, pendidik, pemersatu...

Apa

Di tengah kebisingan kota dan mall serta para manusia yang egois. Aku hidup di tengah kerihuan seperti itu. Sekolah di kota, makan di kota, tidur di kota, melihat wanita-wanita kota dengan berbagai warna dan pernak-pernik pakaian yang beragam dan bentuk-bentuk wanita yang mengudang nafsu. Ada kalanya kita harus minta ampun kepada tuhan. Tapi persoalan tuhan tidak usah kita permasalahkan karena tuhan di atas segalanya. Yang penting sekarang adalah bagaimana menyadarkan diri kita untuk selalu melihat dan membaca alam dan isinya agar kematian jiwa dan kematian pemikiran pelan-pelan hilang, lalu kita menjadi gila yang hanya bisa diperbudak oleh para elitis modern dan para pemikir modern. Sebab akan terjadi perbudakan kepada kita, ketika pikiran dan jiwa kita benar-benar mati. Kita baru menyadari kalau kita sudah risau dengan keadaan dan diri kita yang semakin hari semakin jauh dari diri sendiri dan keluarga. Masa muda memang selalu penuh dengan emosi tak terkendali, tapi akankah keti...

Edentitas Matroni Muserang

DAFTAR RIWAYAT HIDUP A. Identitas Diri: Nama                       : Matroni Muserang TeTaLa                    : Sumenep, 3 Maret 1984 Alamat                    : Jl. Raya Gapura, Banjar Barat, Sumenep, 69472 HP                           : 085233199668 E-mail                      : matronielmoezany@yahoo.com/matroni_84@yahoo.co.id Pekerjaan                 : Menulis, membaca,...