Pesan Terakhir

Siapakah yang tahu batas waktu

Di surau engkau mencari

Ditepian sana engkau menanti

Diperaduan engkau mengadu

Dikesepian engkau merayu



Di dunia ini, engkau mencari ketakterbatasan, tapi

Mengapa engkau terbatas dengan ketakterbatasan



Engkau mengatakan cinta,

Engkau tuliskan, padahal ia sudah habis di Rumi, Adawiyah, dan Gibran,

Sungguh gagal engkau mempromosikan cinta saat ini



Lalu pesan apa yang engkau berikan?



Jogja, 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Budaya Yang “Mengenaskan”

Puisi: Sebuah Aktivitas Imajiner

Zapin, Representasi Marwah, Jati Diri, dan Perekat Masyarakat Melayu