Tiap Pagi Aku Kepasar

Aku berharap pada embun
Menunggu matahari dan mimpi
Hingga pagi tak sepi lagi
Ribuan orang di pasar bermimpi
Dalam hati

Aku butuh ruang lain
Sekalipun engkau sibuk
Memilih-memilah daun pagi

Pasar Telo, Jogja, 15 Februari 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Budaya Yang “Mengenaskan”

Puisi: Sebuah Aktivitas Imajiner

Zapin, Representasi Marwah, Jati Diri, dan Perekat Masyarakat Melayu