Sebongkah Tanah Kering

Kubawa sebongkah tanah kering
Kubaca bersama kata
Kemudian lahir sebuah rasa
Dan puisi-puisi semesta

Yogyakarta, 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Budaya Yang “Mengenaskan”

Puisi: Sebuah Aktivitas Imajiner

Zapin, Representasi Marwah, Jati Diri, dan Perekat Masyarakat Melayu