Engkau Racuni Rasa

Dimanakah engkau tunggui
Ketertinggalan, mengurus batu

Yogyakarta, 22 April 2009

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Budaya Yang “Mengenaskan”

Puisi: Sebuah Aktivitas Imajiner

Zapin, Representasi Marwah, Jati Diri, dan Perekat Masyarakat Melayu