Hidangan Diskusi

Tanah yang tempat
Untuk kata yang terhidang di depannya
Namun, lisan yang bergemuruh
Terlalu bertolak dengan bahasa

Sehingga haus yang bening bersembunyi
Di kerumitan mengurai kata

Pengok PJKA, 22, Mei 2009

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Budaya Yang “Mengenaskan”

Puisi: Sebuah Aktivitas Imajiner

Zapin, Representasi Marwah, Jati Diri, dan Perekat Masyarakat Melayu