Menunggu Hari Akhir

menunggu hari akhir
kucoba petik matahari
aku mulai menambah kata di baris terakhir
penantian

mungkin detak jarum melingkar
mengawasi langkahku melayani perempuan

terakhir dari kata lain akhir
penungguan terasa datang
yang tertatat sebagai spidol mereh

Jogja, 2009

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Budaya Yang “Mengenaskan”

Puisi: Sebuah Aktivitas Imajiner

Zapin, Representasi Marwah, Jati Diri, dan Perekat Masyarakat Melayu