तुहन बावा अकू Pergi

kosong gelas birkuaku tak mahu minum lagi
dan kutolak gro itudari sisiku
“shit!,” sumpah gro itu marahdan pergi
aku tak peduli
Tuhanaku tak mahu hidup beginikukeji
Tuhanbawaku pergidari keji iniaku sudah tak terkendali
Tuhanbawaku pergi!bawaku pergi!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Budaya Yang “Mengenaskan”

Puisi: Sebuah Aktivitas Imajiner

Zapin, Representasi Marwah, Jati Diri, dan Perekat Masyarakat Melayu